Login user

Navigasi

Komentar Terbaru

Perbaikan reader tiket multitrip

dectus's picture

Saya sebagai pengguna busway koridor 1 sejak lama sudah menggunakan fasilitas multi trip hal ini untuk lebih memudahkan saja dr antrian untuk membeli tiket, karena kalo dari segi harga tidak ada perbedaan.Saya sudah cukup nyaman dengan kondisi ini.Saya biasa reaload multitrip di halte blok M atau halte bank indonesia.

Tetapi akhir2 ini semakin banyak halte yang reader multitripnya rusak sebagai contoh yang saya tahu halte sarinah,monas,manggabesar, olimo dan mungkin masih banyak lagi.

Dan setiap kali saya tanya alasannya kenapa selalu jawabannya gak jelas, yang karena listrikmati,komputer rusaklah dsb Terkesan tidak pernah dilakukan perawatan secara berkala.dan ini membuat saya jengkel karena saya sudah siap dengan multitrip ternyata tidak bisa digunakan,kadang saya tidak siap dengan uang pas untuk tiket busway.

mohon perhatiannya karena dari halte2 yang saya sebutkan sudah lebih dari sebulan matinnya kecuali halte olimo br kemarin.

Peter's picture

Ya memang "dibiarkan mati" perlahan-lahan

Ya begitulah. Sepertinya sistem tiket multitip dibiarkan sampai "mati" perlahan-lahan. Seperti yang saya posting di sini beberapa bulan yg lalu. kartu multitrip saya dinyatakan rusak oleh petugas TIJE, trip yang sudah terisi hilang begitu saja. yang paling parah adalah tidak ada penjualan kartu baru, sehingga saya tidak dapat menggunakan fasilitas ini lagi. (mohon infor jika ternyata kita masih bisa beli kartu multitrip).

Memang seringkali mesin reader rusak namun sepertinya dibiarkan begitu saja, nampaknya memang "dibiarkan" mati.

Dan untuk sharing, sewaktu menggunakan kartu multi-trip, saya merasa petugas tidak begitu senang. contoh, menunjukkan gerakan 'malas' ketika saya minta untuk isi ulang, terutama di stasiun Blok M.

Oh, iya, beberapa bulan lalu, ada info bahwa akan diterapkan Jakcard, juga di koridor 1, maka kartu multitrip baru tidak dijual laig. bagaimana ya kabarnya? kalo tidak salah, JakCard di koridor2 dan 3 gagal ya?

Sebenarnya penggunaan Mutli-trip adalah "Mutual Benefit" bagi TIJE dan pengguna. Mengapa TIJE tidak gencar mem-promosi-kan-nya, malah membiarkannya mati? dari pengalaman dan dugaan saya, ada beberapa teori yang bisa diajukan, namun saya cenderung untuk tidak membahasnya pada kesempatan ini.

Jika ada rekan-rekan yang pro-kartu multitrip, mungkin kita bisa berbagi info dan bersama mendorong supaya penggunaan nya bisa lebih gencar dipromosikan.

Salam, Peter

djibril's picture

Multitrip oks banget tuh...

Wah saya pro banget tuh kartu multitrip...belum pernah liat bentuknya kaya apa...kalo bisa sekalian ada dudukmultitrip jadi kita mendapatkan kursi yang sama untuk setiap perjalanan menggunankan bus transjakarta..hahaha..!! mimpi di siang bolong...bagusnya sih setiap kemudahan itu memang selayaknya diberikan kepada konsumen...kita kan bayar..ga cuma nongkrong..udah gitu sekarang lebih sering berdiri daripada duduk..mestinya setengah harga tuh..hehe..hidup kartu multitrip...!!!

http://www.pikirankotor.blogspot.com

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

Captcha
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.