Warga Pondok Indah Tolak Pembangunan Busway

TEMPO Interaktif, Jakarta: Warga Perumahan Pondok Indah di Kelurahan Pondok Pinang, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menolak rencana pembangunan jalur bus Transjakarta yang membelah perumahan mereka. Jalur baru ini rencananya untuk Koridor VII rute Lebak Bulus-Harmoni.

"Kita sangat keberatan," kata Mayor Jenderal (Purn)HM Sulaiman, Ketua Kelompok Peduli Tertib Lingkungan Pondok Indah di Jakarta> pada Jumat (31/08) malam. Koridor VII ini rencananya melewati Jalan Metro Pondok Indah yang membelah pemukiman elit tersebut.

Sulaiman menuturkan pihaknya telah menyebarkan kuisioner kepada penduduk yang tinggal di pemukiman itu. "Hampir semuanya menolak," katanya. Ia menyayangkan warga tidak dilibatkan meski sekadar dimintai pendapat. Sulaiman mengatakan, pemerintah terkesan memaksa tanpa melihat hasil kajian mengenai dampak lingkungan.

Sulaiman juga menengarai ada beberapa kejanggalan dalam proyek tersebut. Dalam rencana semula jalur bus Transjakarta itu akan dibangun pada 2008. "Kenapa tiba-tiba dipercepat," katanya. Selain itu pada awalnya koridor VII tidak melewati Jalan Metro Pondok Indah, melainkan Jalan Ciputat Raya.

Sulaiman mengatakian, Jalan Metro Pondok Indah yang akan dilalui rute terbaru ini merupakan jalan pemukiman. Jika jalan ini dijadikan jalur Transjakarta, maka pemerintah sudah membuat dua kesalahan. Pertama, jalan pemukiman itu difungsikan sebagai jalan umum dan keduanya menjadi jalur TransJakarta.

Sementara itu, Heri, kuasa hukum PT Metropolitan Kencana selaku pengembang perumahan Pondok Indah mengatakan, Jalan Metro Pondok Indah telah diserahkan sepenuhnya ke Pemerntah Provinsi Jakarta sejak 1999. Tentang proyek itu, kata dia, pihaknya juga tidak dilibatkan. "Sama seperti warga, kita juga tahu proyek tersebut setelah jadi tender," katanya.

Sumber: Tempo Interaktif

Komentar

Avatar putra

Warga Pondok Indah Menunda Perusakan

Sebenarnya penolakan ini bisa merugikan warga Pondok Indah sendiri. Tidak ada transjakarta pun, setiap tahun waktu tempuh perjalanan di Jl. Metro Pondok Indah semakin bertambah. Semisal pada tahun 2000, waktu tempuh rata-rata dari perempatan Carrefour hingga depan PIM ataupun sebaliknya berkisar antara 10-15 menit. Sekarang tahun 2007, waktu tempuhnya menjadi rata-rata 15-40 menit. Setiap tahun waktu tempuh bertambah menjadi lebih lama dibanding tahun-tahun sebelumnya, dan ini diakibatkan dari bertambahnya kendaraan bermotor tetapi tidak diimbangi dengan bertambahnya luas Jl. Metro Pondok Indah, alias pertumbuhan jalan yg sudah mentok dan stagnan. Hal ini berimbas pada perusakan lingkungan Pondok Indah secara gradual, polusi setiap tahun meningkat dan kemacetan bukannya berkurang malah bertambah. Menolak kehadiran transjakarta sama saja mempertahankan status yang sekarang terjadi, akibatnya tinggal menunggu waktu saja lingkungan Pondok Indah menjadi salah satu lingkungan terpolusi di selatan Jakarta.
Sementara itu pemerintah juga mengulang kembali kekurangan dan kesalahan yang sama dalam pembangunan proyek transjakarta. Kesalahan-kesalahan seperti minimnya transparansi, sosialisasi, dan kurangnya keterlibatan partisipasi warga dalam proyek ini membuat proyek ini kurang dipercaya oleh masyarakat. Alasan klise penolakan masyarakat seperti takut membuat jalan semakin macet, penebangan pohon, dsb sebenarnya karena pemerintah tidak bisa meyakinkan masyarakat bahwa proyek ini berguna untuk jangka panjang. Hanya pemerintah yang berkepala batu yang bisa menjamin proyek ini tetap jalan meskipun ditentang sebagian warganya.

:: P ::

Kirim komentar

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.