Jalur Antrian Berpagar
Min, 09/16/2007 - 22:19 — putra
Sudah saatnya antrian penumpang ditertibkan dengan menambah sarana antrian yang lebih memadai. Salah satunya dengan membuat jalur antrian berpagar yang memisahkan antrian penumpang yang ingin duduk, dan antrian penumpang umum (yaitu berdiri/duduk pun tidak masalah).
Hal ini harus diterapkan pada halte-halte transfer ataupun terminal akhir yang sarat dengan penumpang setiap saat. Contohnya di pemberhentian Terminal Kampung Melayu yang seringkali terjadi kericuhan pada jam-jam sibuk, karena minimnya fasilitas pendukung untuk membentuk antrian penumpang yang tertib.
Pemasangan pagar antrian yang seadanya seperti di banyak tempat pemberhentian tidak memberikan arahan yang jelas dan menimbulkan kebingungan beberapa penumpang ketika pertama kali mengantri di halte tersebut. Mudah-mudahan adanya jalur antrian berpagar yang kokoh, bisa lebih memaksa lagi penumpang untuk mengantri sesuai dengan kaedahnya.
- 757 kali dibaca
Komentar
Sel, 09/18/2007 - 11:18 — sunarto
Memang seharus nya diberi
Memang seharus nya diberi jalur antrian, dibuat mengular, seperti di dufan. Saya sudah
mengusulkannya di milis. Tetapi kalo dipikir pikir lagi, sepertinya di HCB tidak bisa diberi
jalur antrian ini, sebab kalo diberikan jalur antrian, HCB tidak akan bisa menampung jumlah
penumpang, karena jalur antrian ini sendiri akan memakan tempat, dan mengurangi
daya tampung.
-xun-
Sel, 09/18/2007 - 12:48 — eclair
Dari dulu dong.
Jalur antriannya dibuat seperti Koridor 3 HCB yang membagi jalur antar penumpang yang ingin duduk dan yang buru-buru sepertinya lebih sesuai untuk budaya kita. Diterapin dong untuk koridor yang lain.
Kam, 11/15/2007 - 09:20 — Peter
SETUJU!
Setuju, diberi pagar antrian. Sehingga bisa membuat mengantri lebih nyaman dan menghindari orang-orang yang menyerobot.
Namun, saya tidak setuju untuk dipisahkan antrian "duduk" dan "berdiri". rasanya di-negar lain yang sudah punya MRT, tidak ada hal demikian. mengapa? karena menurut saya, ini adalah public transport, semua orang diperlakukan sama.
lha bgmn dengan calon penumpang yang tidak mau masuk walau belum penuh ? (mau duduk) --> ini tidak diperbolehkan !! utamakan kepentingan bersama !!
Saya rasa itu prinsip-nya Mass Rapid Transport.



