Anda punya saran, kritik atau keluhan seputar Transjakarta busway? Saatnya menyuarakan isi hati Anda. Kirim saran & kritik Anda sekarang.

Jalur Antrian Berpagar

Sudah saatnya antrian penumpang ditertibkan dengan menambah sarana antrian yang lebih memadai. Salah satunya dengan membuat jalur antrian berpagar yang memisahkan antrian penumpang yang ingin duduk, dan antrian penumpang umum (yaitu berdiri/duduk pun tidak masalah).

Hal ini harus diterapkan pada halte-halte transfer ataupun terminal akhir yang sarat dengan penumpang setiap saat. Contohnya di pemberhentian Terminal Kampung Melayu yang seringkali terjadi kericuhan pada jam-jam sibuk, karena minimnya fasilitas pendukung untuk membentuk antrian penumpang yang tertib.

Pemasangan pagar antrian yang seadanya seperti di banyak tempat pemberhentian tidak memberikan arahan yang jelas dan menimbulkan kebingungan beberapa penumpang ketika pertama kali mengantri di halte tersebut. Mudah-mudahan adanya jalur antrian berpagar yang kokoh, bisa lebih memaksa lagi penumpang untuk mengantri sesuai dengan kaedahnya.

Komentar

Avatar sunarto

Memang seharus nya diberi

Memang seharus nya diberi jalur antrian, dibuat mengular, seperti di dufan. Saya sudah
mengusulkannya di milis. Tetapi kalo dipikir pikir lagi, sepertinya di HCB tidak bisa diberi
jalur antrian ini, sebab kalo diberikan jalur antrian, HCB tidak akan bisa menampung jumlah
penumpang, karena jalur antrian ini sendiri akan memakan tempat, dan mengurangi
daya tampung.

-xun-

Avatar eclair

Dari dulu dong.

Jalur antriannya dibuat seperti Koridor 3 HCB yang membagi jalur antar penumpang yang ingin duduk dan yang buru-buru sepertinya lebih sesuai untuk budaya kita. Diterapin dong untuk koridor yang lain.

Avatar Peter

SETUJU!

Setuju, diberi pagar antrian. Sehingga bisa membuat mengantri lebih nyaman dan menghindari orang-orang yang menyerobot.

Namun, saya tidak setuju untuk dipisahkan antrian "duduk" dan "berdiri". rasanya di-negar lain yang sudah punya MRT, tidak ada hal demikian. mengapa? karena menurut saya, ini adalah public transport, semua orang diperlakukan sama.

lha bgmn dengan calon penumpang yang tidak mau masuk walau belum penuh ? (mau duduk) --> ini tidak diperbolehkan !! utamakan kepentingan bersama !!
Saya rasa itu prinsip-nya Mass Rapid Transport.

Kirim komentar

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.