Keadaan Koridor 4-7 Setelah Koridor 8 Beroperasi

Waktu pertama kali saya denger koridor 8 akan dioperasikan oleh PP & LRN, saya langsung kepikiran headway di koridornya LRN (5 & 7). Bisa- bisa headwaynya jadi lama lagi nih, gara-gara armadanya berkurang. Untungnya perkiraan saya ternyata salah... :). Pantauan saya mulai dari hari senin, pengaturan armada di keempat koridor tersebut telah diubah, yang menyebabkan headway dapat dikatakan membaik secara garis besar.

Berikut adalah pengaturan armada yang berhasil saya pantau:

Koridor 6 menggunakan armada JTM ditambah armada PP yang tidak dipakai di koridor 8. Semua pasti udah tau kalo headway koridor 6 adalah yang terbaik dari keempat koridor ini (tentunya dengan bantuan JET yang BKO), apalagi sekarang ditambah oleh PP.

Yang jadi masalah adalah diskresi yang makin parah mulai dari TL Deptan sampai TL Kuningan. Ada 2 pengaturan diskresi yang bikin saya bingung kenapa terus dilakukan sampai sekarang: - Di ruas Deptan-Jatipadang, kendaraan pribadi selalu saja dibiarkan masuk dari TL Deptan. Pas nyampe di U-turn deket TL Jatipadang, kendaraan pribadi akan diusir keluar dari jalur busway. Hal ini sangat menghambat lalu lintas disini karena selain traja terhalang kendaraan pribadi yang mau keluar jalur, kendaraan yang berada di jalur reguler juga akan terhalang mobil tersebut yang mau nyelip di antrian jalur reguler. - Di ruas Warung Jati-Mampang, kenapa motor seakan-akan dihalalkan masuk jalur busway? Hal ini bisa dilihat dari penutupan jalur busway yang cuma setengah. Akibatnya setiap ada traja yang melintas, sudah dipastikan sekitar 50 motor akan ikut dibelakangnya.

Koridor 7 seluruhnya menggunakan armada LRN tunggal (single). Tidak terlihat lagi JMT di koridor 7, tetapi hal ini dapat diatasi dengan ditambahnya armada LRN di koridor 7. Pada peak hour pagi di hari senin sampai rabu, traja LRN yang saya naiki selalu berhasil menyapu bersih semua penumpang dari Tanah Merdeka sampai Kramat Jati, luar biasa!

Koridor 5 seluruhnya menggunakan armada gandeng baik JMT maupun LRN dan sudah tidak dilayani oleh armada tunggal. Ini adalah satu-satunya koridor yang mengalami perlambatan headway berdasarkan pantauan saya dalam lima hari terakhir. Untung saja armada yang dipakai adalah armada gandeng, jadi sekali berhenti, penumpang bisa terangkut banyak. Dari hari senin, terlihat penumpukan penumpang di Kp Melayu yang mengarah ke Ancol. Antrian penumpang disini juga terjadi waktu peak hour sore yang biasanya sangat jarang terlihat. Hal ini hanya terlihat di Kp Melayu, karena penumpang di halte-halte koridor 5 lain dapat terangkut dengan...

Rute PGC-Senen/Ancol yang menggunakan armada tunggal JMT dan LRN. Jumlah armada PGC-Senen/Ancol sekarang terlihat lebih sedikit dibandingkan sebelumnya. Menurut saya hal ini bagus, karena dulu saya sangat sering melihat traja PGC-Senen/Ancol yang berjalan beriringan, dan traja yang berjalan di urutan paling belakang keadaannya kosong, hampir tidak ada penumpang didalamnya.

Yang terakhir, koridor 4 menggunakan armada JTM dibantu dengan JMT tunggal yang tadinya melayani koridor 5 dan PGC-Senen/Ancol. Berkat tambahan jumlah JMT yang sangat banyak, perputaran koridor 4 jadi bagus banget. Di Matraman, penumpang yang mengarah ke Pulogadung dan Dukuh Atas dapat dengan cepat terangkut. Begitu pula dengan antrian koridor 4 di Dukuh Atas pada peak hour sore, relatif lebih pendek dari hari-hari biasa, dan interval kedatangannya juga sangat teratur.

Demikian pantauan saya dari koridor 4-7, semoga kondisi TKA ini bisa terus dipertahankan ^_^.

-Wibo

Komentar

Avatar Guest

tentang satgas yg kurang ajar

buat satgas transjakarta klo penumpang udah penuh yg ada di dalam bus jgn di tambah lgi donk kaya hari senin 22-06-2009 waktu saya pulang dari ancol padahal di dalam bus banyak org atau penuh masih di tambah lgi muatannya saya yakin melebihi kapasitas bus itu udah gitu yg lbh parah lgi bnyak ank kecil lgi yg gak patut lgi d lakukan satgas transjakarta ada penumpang yg mengeritik langsung malah bukan di terima malah satgas itu ngajakin penumpang transjakartanya berantem apa itu tugas satgas transjakarta yg di keritik sama penumpang tidak di terima untuk di perbaiki?

Kirim komentar

  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.