Komentar
Sab, 12/19/2009 - 09:05 — david_chyn
parkiran di halte
asumsi saya, ini adalah situasi saat ini dimana tidak ada tempat parkir di (dekat) halte.
bila ada tempat parkir, mungkin akan berbeda.
Sab, 12/19/2009 - 09:17 — Sabda Allam Mashar
parkir motor,,
sebenarnya boleh ga ci pengguna traja menitipkan motornya di shelter,,,
klo boleh saya akan membawa motor bila hendak menggunakan traja di p.gadung,,,,
trima kasih,,,
Sab, 12/19/2009 - 23:02 — Wibo
Parkir motor
Hmm, maksudnya yang di tengah halte itu ya? Yang saya tau, motor-motor disitu emang sih punya para petugas transjakarta... Coba aja tanya ke salah satu petugas di Pulogadung, biar jelas boleh atau nggaknya...
Tapi sekarang banyak lho masyarakat di sekitar halte yang membuka penitipan kendaraan. Hal ini dikarenakan cukup banyak juga pengguna traja yang beralih dari kendaraan pribadi. Contohnya kalo di daerah selatan (maaf, gak terlalu tau di daerah lain, soalnya domisili saya di selatan), penitipan motor dekat halte busway terdapat di Pasar Rebo, UKI, Ragunan, SMK 57. Kalo mobil bisa dititipkan di parkir terminal (Kampung Rambutan, Lebak Bulus), atau lokasi-lokasi lain yang tarif parkirnya dihitung harian (Kebun Binatang Ragunan, berbagai gedung-gedung pemerintahan).
Sel, 01/26/2010 - 13:13 — Guest

salah sasaran
dari polling jelas klo busway salah sasaran..bukannya mengurangi jumlah pengguna kendaraan pribadi tapi malah menambah pilihan bagi pengguna kendaraan umum..gak heran di beberapa jalur yang dilewatin busway malah makin macet..
Sel, 01/26/2010 - 16:35 — Aan
bales salah sasaran
kan pollingnya,, yaitu moda transportasi yg digunan untuk MENUJU HALTE BUSWAY.. :P
bkn yg anda maksud loh
Jum, 03/19/2010 - 11:28 — Guest

karena busway lebih nyaman
Saya yakin kalau jalur busway disterilkan dan jadwal kedatangan bus lebih pasti pengguna kendaraan pribadi akan makin banyak yang beralih menggunakan busway. Perlu diketahui, para penumpang busway yang menggunakan bis kota/angkot menuju halte busway bukan berarti mereka TIDAK PUNYA KENDARAAN PRIBADI, tapi kemungkinan karena lokasi rumah meraka agak jauh dari halte sehingga perlu menggunakan kendaraan umum untuk bisa mencapai halte busway.
SANGAT MUNGKIN bahwa sebenarnya mereka TELAH BERALIH DARI KENDARAAN PRIBADI menjadi pengguna busway transjakarta.
Lalu kenapa mereka tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai halte? bisa karena penghematan (tarif parkir makin mahal), kurangnya keamanan dan sarana parkir di sekitar halte busway, sadar lingkungan dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, lebih praktis (gak perlu repot memarkir kendaraan, nyariin kunci mobil/motor sebelum berangkat, isi bensin atau ngutak atik kendaraan yang kadang rewel), atau alasan alasan lain yang patut disurvey kalo beneran pengen tahu. Jangan serta merta menarik kesimpulan dari data yang masih perlu lebih digali lagi. Jangan pakai LOGIKA TUMPUL untuk menyimpulkan sesuatu.





