Anda punya saran, kritik atau keluhan seputar Transjakarta busway? Saatnya menyuarakan isi hati Anda. Kirim saran & kritik Anda sekarang.

Pramudi dengan Handphonenya

Saya mohon diperhatikan oleh pihak pengelola busway sebab hal ini mengenai keselamatan penumpang, sudah beberapa kali setiapkali saya naik busway dari koridor 4 pulogadung menuju dukuh atas kebetulan saya berdiri disamping pramudi, tampaknya belum ada kesadaran dari pramudi untuk mematikan handphone pribadi yang dimiliki akibatnya setiap ada telepon masuk ke handphone pribadinya dengan enaknya menjawab telephone tersebut tanpa ada kekhawatiran tindakan tersebut akan membahayakan penumpang.

Pagi ini akhirnya saya harus memperingatkan salah satu pramudi pagi ini, karena setelah saya coba melalui cara memberikan dengan pandangan saja dia tidak memperhatikan isarat yang saya berikan akhirnya saya harus menegur dia, yang saya dengar sepintas pembicaraannya tidak ada hubungannya dgn tugas yang sedang dia lakukan, tetapi dia berkilah sedang menghubungi pusat, saya tau dia berkilah sebab yang saya tahu selama ini "HT" yang ada dibusyway itu adalah alat komunikasi utama dalam tugas yang dia lakukan.

Mohon perhatian dari pihak BLU Transjakarta untuk lebih memperhatikan keselamatan penumpang, perlu perhatian yang sangat besar soal hal ini, memang saya menyadari handphone memang alat komunikasi yang penting, tetapi harus juga tepat digunakan pada saat yang tepat, jika memungkinkan kalo penumpang diminta tidak boleh makan dan minum didalam busway mohon kiranya diterapkan juga agar pramudi tidak membawa handphone pribadi kedalam busway yang akan menggagu & menimbulkan bahaya bagi penumpang.

Saya berharap hal-hal keselamatan penumpang juga menjadi konsern utama pihak pengelola, sehingga kedepanya dengan memperhatikan faktor pelayanan & keselamatan, tujuan untuk sarana mode trasportasi yang modern di jakarta makin dapat terwujud. Terima Kasih

Komentar

Avatar Guest

Tindakan Pramudi yang Membahayakan

Beberapa tindakan lain pramudi yang dapat membahayakan penumpang:
1. Menjalankan bus dengan kecepatan tinggi dan kemudian mengerem tiba-tiba.
2. Menikung tanpa mengurangi kecepatan sehingga penumpang yang berdiri kewalahan menahan agar tidak jatuh.
3. Berjalan dengan kecepatan tinggi walaupun jalanan tidak rata sehingga penumpang yang duduk sekalipun terguncang-guncang.
4. Memberhentikan bus tidak pada posisi yang pas dengan halte (terlalu maju, terlalu ke belakang, jarak halte dengan bus terlalu jauh).
5. Membuka pintu bus sebelum bus berhenti dan menjalankan bus sebelum pintu tertutup.

Sebenarnya apakah ada pelatihan dan tes bagi tiap calon pramudi? Karena belakangan ini saya memperhatikan tidak peduli koridor berapa, hampir semua pramudi melakukan hal-hal tersebut di atas.

Avatar Wibo

Tindakan pramudi

Saya setuju banget, memang kelima tindakan pramudi itu gak seharusnya dilakukan. Makanya, kita harus melaporkan apabila ada pramudi yang nakal (nomor bodi traja dan waktu kejadian). Kalo gak ada feedback dari kita, BLU dan operator juga gak bisa bertindak apa-apa dong... Sekedar informasi, banyak lho pramudi yang udah diberhentiin karena sering melakukan hal-hal ini...

Beberapa waktu yang lalu, STJ sebagai wakil pengguna diikutsertakan dalam penyusunan SPM untuk para petugas frontliner (pramudi, satgas, ticketing, dll). Kalo udah jadi, SPM ini nantinya bisa jadi acuan bagi kita dalam menilai pelayanan yang diberikan oleh para petugas.

Avatar Guest

Tanggapan Tindakan Pramudi

Menurut saya, masalah sebenarnya adalah bagaimana sebenarnya sistem penyeleksian dan pelatihan bagi pramudi dan petugas onboard? Karena saya lihat cukup banyak keluhan mengenai pelayanan petugas di STJ ini. Daripada menunggu laporan dari penumpang dan baru meninjaklanjuti, lebih baik jika standar penyeleksian maupun pelatihanlah yang ditinjau kembali dan kalau perlu ditingkatkan.

Sebagai contoh, saya pernah mendengar dari seorang pengemudi salah satu perusahaan taksi di Jakarta, bahwa seleksi untuk calon pengemudi sangatlah ketat. Yang sudah pasti meraka harus sehat jasmani maupun rohani. Kemudian mereka masih harus melalui pelatihan yang cukup berat sebelum akhirnya memperoleh ijin mengemudikan taksi. Setelah itu pun masih diadakan evaluasi secara berkala untuk menilai kinerja para pengemudi. Dan apabila kedapatan ada pengemudi yang tidak jujur, maka sanksinya adalah langsung dikeluarkan.

Mendengar hal itu, saya tidak heran kalau ternyata dibandingkan perusahaan taksi yang lain, pengemudi dari perusahaan taksi tersebutlah yang terlihat paling menguasai teknik membawa kendaraan. Dan bukan itu saja, mereka juga sopan dan ramah kepada penumpang.

Jadi, kalau memang sistemnya sudah diperbaiki mulai sejak penyeleksian calon petugas, saya pikir keluhan dari penumpang pun dengan sendirinya akan berkurang dan pihak BLU maupun operator tidak perlu sering-sering memberhentikan pegawainya karena kedapatan tidak kompeten dalam melakukan tugasnya di kemudian hari.

Avatar Wibo

Seleksi pramudi dan satgas

Kalo seleksi untuk pramudi itu beda-beda, tiap operator memiliki standarnya sendiri. Saya pernah nanya ke salah satu operator traja, bahwa pramudi yang mereka miliki telah diseleksi dengan ketat. Para pramudi baru juga harus menjalani pelatihan berbulan-bulan sebelum terjun ke lapangan untuk pertama kalinya.

Tapi, banyak dari para pramudi traja yang sebelumnya merupakan bekas supir bis kota yang trayeknya tergusur busway dan sudah dilebur kedalam konsorsium. Operator konsorsium memiliki sangat banyak pramudi yang dulunya merupakan supir bis Mayasari Bhakti, PPD, Steady Safe, dan Bianglala. Bukan rahasia lagi pas dulu mereka membawa bis kota, sering ugal-ugalan. Beberapa pramudi tetap membawa kebiasaan ini, sehingga waktu mengemudikan traja pun hasilnya sama kayak waktu dia bawa bis kota.

Begitu juga pramudi dari operator pemenang lelang, Lorena dan Primajasa. Sebagian besar pramudi LRN dan PP dulunya adalah bekas supir bis AKAP. Para operator pun mengakui bahwa beberapa pramudinya tidak melakukan tugasnya dengan baik. Contoh yang paling gampang ditemui yaitu penggunaan ponsel waktu mengemudi.

Untuk satgas baik onboard maupun patroli, saya juga pernah tanya ke BLU, mereka selalu memberikan pelatihan jasmani dan rohani secara berkala. Mungkin yang perlu diubah adalah image satgas yang kesannya galak, padahal yang dibutuhkan adalah ketegasan satgas dalam melayani para penumpang yang bandel.

Avatar Guest

Seleksi pramudi dan satgas

Terima kasih untuk penjelasannya. Tidak heran kalau hasilnya seperti sekarang. Menurut saya, daripada menunggu laporan akibat kurang tertibnya pramudi atau terjadi sesuatu yang tidak diharapkan dan baru menjatuhkan sanksi, lebih baik sejak awal JANGAN TERIMA pengemudi yang memang tidak memenuhi syarat. JANGAN menurunkan standar atau kompromi, karena KESELAMATAN penumpang sangat TERGANTUNG pada pramudi. Saya berharap pihak operator menyadari hal ini dan tidak membiarkan hal ini terus berlanjut. Sungguh aneh, sesuatu yang sudah jadi rahasia umum tapi terus saja terjadi.

Mengenai satgas onboard maupun patroli, saya setuju bahwa mereka perlu bersikap lebih tegas, lebih sopan, dan lebih informatif kepada para penumpang.

Avatar DARSITO

kpuasan pelangan

saya merasa senang dan bangga karena tadi pas saya naik dari p gadung k dukuh atas onboard atau satgas yang bertugas sangat ramah dan baik hati sudah mengingatkan untuk berbuka puasa dan saya lihat smua penumpang sangat puas dan mrasa d hormati,tadi saya sempat menanyakan nama dari onboard yang masih muda dan sabar itu namanya SLAMET RIYADI dan dia sedang tugas sip malam dan di tugaskan di koridor 4.terima kasih teman n terima kasih atas pelayanan yang diberikan trans jakarta.cayo transjakarta.

Avatar aria sanjaya

Thank..

Trimakasih atas pujiannya terhadap teman saya, saya bangga karna Slamet R, bagian dari kami angkatan 53 yang dipilih untuk menjadi satgas kor 4 yang baru bertugas selama 1 bln ini. dan salah satunya Slamet Riyadi adalah teman kebanggaan kami. semoga SPM yang kami terapkan, akan lebih meningkat dan selalu memberi kepuasan bagi kalian semua.

Satgas Onboard transjakarta 53

Avatar GUEST

terimakasih

tks to satgas onboard SLAMET RIYADI yg bertugas di koridor 4 atas bantuannya dan pelayanan juga pengaturan flow penumpang,sehingga tertib,dan teratur.good job mas..andai smua petugas sramah dia saya yakin penumpang akan senang dan mrasa nyaman..tks.

Avatar GUEST

ya betul

ya betul td mang onboard Slamet riyadi mang baik n ramah..juga ngatur penumpangny bagus truz dsiplin..

Kirim komentar

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.