Anda punya saran, kritik atau keluhan seputar Transjakarta busway? Saatnya menyuarakan isi hati Anda. Kirim saran & kritik Anda sekarang.

Saran buat jalur harmoni-grogol 2

Tiap jam orang pulang kerja jalur haromi menuju grogol2 amat sangat pada khususnya dari halte rs.tarakan-tomang mandala, bisa memakan waktu hingga 1 jam-an padahal hanya menempuh jarak yang terbilang pendek, sebabnya karena jalur TJ dimasuki kendaraan pribadi. Saya punya saran nih buat jalur tersebut, coba jalur tersebut menggunakan arah yang berlawanan, saya rasa hal ini sangat di mungkinkan diterapkan di jalur tersebut, apalagi akan ada koridor 9 yang nanti melawati jalur itu.

Komentar

Avatar Wibo

Jalur Harmoni-Tomang

Sebenernya sih memungkinkan, tapi kan mesti koordinasi sama polisi dulu, yang kemungkinan besar gak disetujui, seperti ujicoba contra flow 2 tahun yang lalu di kor 6. Lagian kan polisi juga yang ngebolehin kendaraan pribadi masuk ke jalur busway, buat ngelancarin kendaraan yang mau masuk tol. Keliatan kan dari separator yang dicopot persis sebelum mulut underpass Tomang... :(

Sekedar informasi, koridor 9 itu rutenya gak lewat Jl Tomang Raya, tapi lewat Jl S Parman.

Avatar dado

Bus Jalur Harmoni-Grogol 2 Sedikit

Saran saya bus jalur ini harus di tambah lagi. Jangan cuma 5 bus, kalo perlu 10. Terkadang pengemudi TJ tidak saling menjaga jarak antara satu bus dengan yang lain, jadi sering rapat. Mungkin keberangkatan busnya bisa diatur waktunya jadi ada jarak satu dengan yang lain. Mohon untuk BP transjakarta supaya lebih diperhatikan.Terima kasih.

Avatar HENRY

Informasi yang Tidak Akurat dari Petugas

Pagi ini saya tiba di halte Grogol 2 sekitar pukul 7:20 dan di sana sudah panjang antrian penumpang yang hendak melanjutkan ke Harmoni. Tak lama kemudian datanglah satu bus Grogol 2-Harmoni dan penumpang pun berbondong-bondong masuk dan memenuhi bus. Karena masih ada waktu, saya memilih untuk menunggu bus berikutnya karena menurut pengalaman, biasanya bus berikut akan segera datang.

Selain saya, cukup banyak penumpang yang memilih untuk tidak naik ke bus tersebut karena memang sudah penuh. Tetapi petugas berulang-ulang meminta penumpang untuk masuk dengan alasan busnya masih lama lagi datangnya. Karena tidak ada lagi penumpang yang naik, akhirnya berangkatlah bus yang terisi penuh tersebut.

Seperti dugaan saya, kurang dari 2 menit kemudian, datanglah bus jurusan Harmoni berikutnya. Dan semua penumpang (termasuk saya) yang memilih untuk tidak naik tadi bisa masuk dan mendapatkan tempat duduk, demikian juga dengan penumpang-penumpang yang naik dari Taman Anggrek, Tomang, Tarakan dan Petojo. Bahkan sampai Harmoni pun masih ada satu dua tempat duduk yang kosong.

Hal ini membuat saya kembali bertanya-tanya mengenai pengaturan headway apakah memang sudah diatur dengan baik. Karena waktu bus yang saya naiki sampai di perempatan Tomang, dari arah sebaliknya ada 2 bus beriringan sedang menunggu lampu merah untuk menuju ke Taman Anggrek. Berarti ada 4 bus yang jaraknya tidak terlalu jauh. Padahal bukankah seharusnya headway diatur sedemikian sehingga jarak antara 2 bus tidak terlalu jauh dekat atau pun terlalu jauh.

Kemudian, saya menyayangkan tindakan petugas yang terkesan "memaksakan" penumpang untuk naik ke bus yang sudah penuh dan memberikan informasi yang tidak akurat bahwa bus berikutnya masih lama datangnya. Padahal kenyataannya tidak sampai 2 menit bus berikutnya sudah datang. Ini bukan baru pertama kalinya terjadi, saya juga sering menemukan hal yang sama terjadi di halte Harmoni. Akhirnya saya tidak pernah mempercayai informasi mengenai kedatangan bus dari petugas karena kalau toh akhirnya bus berikutnya lama, itu sudah jadi resiko saya karena memilih untuk naik bus berikutnya.

Seharusnya petugas adalah orang yang lebih tahu mengenai jadwal kedatangan bus, apalagi petugas di lapangan / halte yang selalu membawa-bawa HT (alat komunikasi). Menurut saya dengan adanya HT tersebut, seharusnya petugas dapat memantau keberadaan bus sehingga dapat memberikan informasi yang lebih akurat kepada para penumpang, dan juga mungkin mengatur headway dengan lebih baik. Karena saya sering melihat beberapa petugas malah lebih sering mengobrol satu sama lain dan baru sibuk meneriaki penumpang pada saat bus datang.

Saya mengerti juga kondisi jalan yang macet di pagi hari, tetapi itu hendaklah tidak dijadikan satu-satunya alasan mengapa headway Harmoni-Grogol 2 sangat buruk. Apalagi jumlah busnya saat ini hanya ada 5 unit, sehingga pengaturan headway sangatlah penting (semoga saja dari 5 unit yang ada tidak ada yang malah mengisi BBG di jam-jam sibuk pagi dan sore hari). Dan satu lagi, tidak ada alasan bagi penumpang untuk tidak mendapatkan informasi yang benar dari petugas. Mohon pihak BLU dapat memperhatikan hal ini. Terima kasih.

Avatar HENRY

Pelayanan yang Baik dari Petugas Lapangan

Tadi pagi saya tiba di Harmoni pukul delapan kurang. Dan di sana antrian untuk tujuan Blok M sudah cukup panjang karena bus-nya agak lama datangnya. Sewaktu sedang mengantri, ada seorang petugas lapangan (memakai seragam kuning) yang membantu mengatur antrian dengan memperlebar tempat antrian agar antrian tidak menjadi terlalu panjang ke belakang.

Saya tidak tahu namanya, tetapi petugas ini terlihat sigap dalam melihat situasi dan tidak segan-segan menegur dengan tegas (tetapi sopan) penumpang yang mencuri-curi kesempatan mengantri di barisan yang baru terbentuk, dan memintanya untuk mengantri lagi dari belakang. Sebentar saja, barisan memendek dan menjadi lebih teratur. Selama ini saya jarang sekali menemukan ada petugas yang aktif mengawasi dan mengatur barisan di bagian belakang, biasanya semua petugas malah bergerombol di bagian depan barisan sambil berteriak-teriak kepada penumpang yang akan masuk ataupun keluar dari bus.

Dan yang lebih membuat saya kagum, kemudian petugas ini memberikan pengumuman dan sekaligus meminta maaf atas keterlambatan bus dikarenakan adanya kebakaran di dekat Sarinah sehingga lalu lintas terhambat. Dengan adanya informasi tersebut, saya yakin para penumpang akan jadi lebih dapat mengerti situasi yang ada dan bisa membuat keputusan mengenai rencana perjalanannya.

Saya angkat jempol atas apa yang dilakukan oleh petugas tersebut karena sangat jarang saya menemukan petugas yang seperti itu di Harmoni. Biasanya saya menemukan petugas yang berteriak-teriak kepada penumpang, berjalan mondar-mandir tanpa mengatur barisan sehingga antrian menjadi sangat kacau, tidak memberikan informasi tetapi malah saling ngobrol satu sama lain, atau duduk-duduk tanpa melakukan apa-apa.

Semoga dalam waktu dekat akan muncul petugas-petugas lainnya yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya.

Avatar Guest

Parah

Memang menurut saya pelayanan terburuk ada di koridor 8,
Mulai dari lamanya bus yg datang dari harmoni-menuju grogol2 atau sebaliknya.
Jarangnya bus yg mengangkut penumpang di grogol 2 menuju lebak bulus dengan alasan isi BBG, malah saya pernah nunggu lebih dari 3 jam lebih semua bus yg lewat isi bbg . Setelah saya cermati ternyata setelah bus isi BBG tidak memutar ke grogol2 tapi langsung menuju lbk,bulus yg akibatnya terjadi penumpukan penumpang di 2 halte yaitu TA dan grogol2. Tiap hari hal ini terjadi. Apa pihak BLU tidak mengatur!!!

Avatar Guest

Busnya mana????

Bus koridor 8 pada ke mana??? Setelah setahun beroperasi tambah parah pelayanannya. Menyusahkan penumpang.

Kirim komentar

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.