Saran untuk koridor 8 Lebak Bulus Harmoni
Sab, 02/20/2010 - 15:33 — Adam verdian
saya pengguna setia Transjakarta Koridor 8 Lebak Bulus Harmoni! wlopun masih pada weekend karena saya pelajar. saya mau kasih saran dan pertanyaan nih...
Pertanyaan:
1. apa benar Koridor 8 belum memiliki operator resmi sendiri?
2. menurut yang saya dengar katanya bus Transjakarta Koridor 8 masih meminjam pada koridor lain?
SARAN:
jika memang vbenar bus masih pinjaman ada lebih baiknya jika:
1. saya melihat halte di sepanjang koridor 8 memiliki 3 pintu. 3 pintu itu cocok untuk 1 bus gandeng, bagaimana jika koridor 8 sudah memiliki operator sendiri, lebih baik membuat bus gandeng. karena penumpang dari Harmoni dan grogol2 sangat banyak, dan pengguna koridor ini juga sangat banyak!
Kritik:
Transjakarta bukan busway
Transjakarta : Transportasi Jakarta
Busway: Jalur Bus
Mengapa banyak yang menyebut Transjakarta sebagai busway???
Pramudi busway = Tukang perbaikan busway yang memperbaiki busway
Pramudi Transjakarta = Pengendara bus Transjakarta
Satgas onboard busway = Pengatur busway agar tidak dimasuki kendaraan lain
Satgas onboard Transjakarta = Pengatur naik turunnya penumpang di halte
Diharapkan agar pengguna Transjakarta mengerti arti daripada busway atau Transjakarta. Thx...
- 512 kali dibaca
Komentar
Sab, 02/20/2010 - 18:35 — Wibo
Koridor 8
Sebelumnya, tolong huruf besar hanya digunakan seperlunya dalam menulis, tidak digunakan di seluruh teks tulisan. Saya edit tulisan diatas menjadi huruf kecil agar tidak terlalu mengganggu para pembaca... :)
Jawaban dari pertanyaan 1 dan 2 bisa dilihat pada poin 1 di halaman ini.
Iya, dalam perencanaannya kor 8-10 akan menggunakan bis gandeng, makanya pintu haltenya juga dibuat 3 pasang.
Memang ada salah kaprah di masyarakat bahwa kata "busway" itu menjadi sebutan bagi bis transjakarta. Tapi, kalo dilihat di rambu-rambu di jalur busway, sebenernya tulisannya juga pada salah lho... Lihat deh rambu dilarang masuk pada mulut jalur busway, tertulis "Kecuali Busway". Trus rambu yang terpasang dibawah JPO juga tertulis "Khusus Busway". Mestinya kan tulisannya "Kecuali Transjakarta" dan "Khusus Transjakarta", iya kan? :P
Saya kasih tau arti yang benar dari istilah-istilah tersebut. Pramudi adalah sebutan bagi pengemudi traja, sedangkan satgas adalah sebutan bagi satuan pengamanan traja. Satgas yang bertugas menjaga pintu bis disebut satgas onboard, sedangkan satgas yang bertugas di halte atau jalur busway disebut satgas patroli.
Sab, 02/20/2010 - 19:22 — Adam verdian
Terimakasih...
ok terima kasih jawabannya. hmm memang dari awal pembuatan sudah salah, jadi mau bilang apa lagi. ya masyarakat juga pada ikut - ikutan. untung saya disadarkan oleh teman saya bahwa sebenarnya adalah transjakarta, bukan busway.
hmm, saya punya 1 saran lagi nih buat KORIDOR 8:
saya sering lihat pengendara mobil atau motor masuk ke jalur koridor 8. gimana kalau para pengendara mobil atau motor yang masuk ke "busway" di tilang saja. supaya masyarakat tahu bahwa transjakarta angkutan yang cepat dan efisien
oh ya, terakhir saya naik transjakarta koridor 8 hari sabtu tanggal 13 february 2010, pukul 07.30 kurang lebihnya dari terminal lebak bulus, bus trans jakarta yang saya naiki ini tidak ada stiker operatornya dan supir suka ngerem mendadak. dan saya sempat lihat di spidometer bus kecepatan bus hampir 80km/jam. padahal kan seharusnya hanya mentok di 60km/jam. memang sih perjalanan semakin cepat.
wah bagus itu kalau pakai bus gandeng. hmm kalau saya boleh menilai busway tersteril ada pada koridor 1 blok m - stasiun kota.
oke, terimakasih atas jawaban pertanyaan saya. saya mohon maaf sebesar - besarnya atas kesalahan penulisan atau yang lainnya...
Sen, 02/22/2010 - 18:22 — Aan
tentang kor 8
wahwahh... Adam Verdian ini masih kelas 9 yah? hahaha.. **maap kalo sok tau.. :p**
Penumpang kor 8 itu sebenernya paling sedikit lho dibanding koridor lain, mungkin karena headwaynya lama n armadanya belom cukup (35 armada, CMIIW) , jadi sering kelihatan penumpukan penumpang.
Kalo penilangan kendaraan pribadi n motor yg masuk jalur busway, itu kewenangan dari polantas. Namun sayangnya, Polantas sekarang seolah gak peduli dengan penyerobotan jalur busway. Mereka udh masa bodo ngeliat mobil n motor masuk jalur busway.
Malah mereka memasukkan kendaraan pribadi ke jalur busway, yg terkenal dengan istilah "diskresi".. Kasus ini SANGAT SERING terjadi di kor 6 (Ragunan-Dukuh Atas 2), apalagi saat peak hour.
Oya, lain kali, kalo di dalam bus gak ada stikernya, liat aja di bodi depan nya. Nanti tinggal lapor ke sini aja. Nanti pramudinya langsung diperingatkan koq. :)
Sen, 02/22/2010 - 21:11 — Adam verdian
HMM...
ya saya masih kelas 9 smp, hehe
iya sih memang penumpang koridor 8 kalau dari terminal lebak bulus sangat sedikit, tapi kalau dari harmoni atau grogol2 pasti penumpang segubrek langsung pada berebut masuk. hmm memang sangat jarang ada petugas dikoridor ini. hmm, apalagi kalau pada hari kerja, tomang, jl.daan mogot, kebayoran lama, dan arteri pondok indah sudah pasti penuh. saya pernah coba hari jum'at, dari harmoni jam 16.30an sampe di taman anggrek udah hampir maghrib, trus sampe di lebak bulus sekitar jam 21.00an
tapi koq pada koridor 1 jalur sangat steril dan saya jarang melihat kendaraan lain masuk. wah kalau yang koridor 6 saya belum pernah coba sih.
ok. trimakasih atas sarannya pak...
Sel, 02/23/2010 - 10:21 — Guest (tidak terverifikasi)

Koridor 8
Mengenai Koridor 8, kita semua (pengguna dan pihak BLU) sudah memahami kondisi yang ada, permasalahan yang ada, dan penyebab permasalahan itu. Yang belum ada adalah SOLUSI dan PIHAK yang mau bertanggung jawab untuk mengatasi masalah tersebut.
Sel, 02/23/2010 - 10:29 — Imee (tidak terverifikasi)

Grogol - Lebak Bulus lamanya bukan main
Saya hanya ingin mengutarakan unek-unek saya.
Saya selalu mengambil busway rute ke arah Lebak Bulus. Otomatis saya menunggu busway yang datang dari Grogol. Tetapi sudah terlalu sering saya menunggu lebih dari 30 menit. Malah pernah saya menunggu selama 1 jam.
Terus terang saya kecewa karena busway tidak punya kemampuan untuk membuat schedule yang tetap. Padahal saya selalu menunggu di jam yang sama, yaitu jam 8.45 pagi. Setiap saya tanya petugas, jawabannya klise - macet.
Jikalau ada yang datang, bus-nya penuh. Yang bisa masuk cuma tikus...
Berulang kali saya telpon ke Transjakarta untuk complaint. Tanggapan mereka hanya memohon kesadaran masyarakat...?? Kok terkesan egois banget ya?
Apakah Transjakarta mempunyai kemampuan untuk membuat schedule? Saya sampai berpikir, kita pasti diketawain sama orang2 luar, seperti Singapore atau Australia, yang schedule kendaraan umum-nya sungguh luar biasa tepat. Kasihan Indonesia...
Sel, 02/23/2010 - 11:36 — Irma (tidak terverifikasi)

di jelambar bus yg dtg lama
di jelambar bus yg dtg lama bngt wkt masuk kerja, itupun selalu full, shingga menyebabkan org jadi telat masuk kerja....
Rab, 02/24/2010 - 09:10 — Guest (tidak terverifikasi)

Busway?
Kemarin malam jam 9 kurang saya hendak transit ke arah Lebak Bulus dari Grogol 2. Di sana antrian sudah sangat panjang. Dan banyak kendaraan yang lewat di jalur busway di depan halte. Ada motor, mobil pribadi, dan berbagai macam bus. Hanya satu yang tak kunjung datang, BUS TRANSJAKARTA!! Bahkan ketika akhirnya ada bus Transjakarta yang datang, itu pun tidak berhenti karena bergegas-gegas hendak mengisi BBG. Dan sementara itu antrian penumpang semakin panjang.
Terus terang kadang saya jadi berpikir (khususnya untuk koridor 8), kalau memang jumlah armada minim, mungkin tidak ada salahnya juga kalau jalur busway dipergunakan oleh kendaraan lain untuk mengurangi kemacetan di jalur reguler. Karena toh jalurnya jarang dilewati oleh yang "berhak" melewatinya.




