BeritaJakarta: Banyak Shelter Busway (Kor 10) Rusak
Sen, 03/08/2010 - 17:36 — Wibo
http://www.beritajakarta.com/2008/id/berita_detail.asp?idwil=0&nNewsId=3...
Banyak Shelter Busway Rusak
BERITAJAKARTA.COM — 08-03-2010 16:48
Lantaran belum dipasangi pagar pelindung, sejumlah shelter busway di Jakarta Utara kondisinya tampak rusak dan memprihatinkan. Seperti terlihat di shelter depan Mal Artha Gading, Jalan Yos Sudarso yang banyak mengalami pecah kaca. Tak hanya itu, yang lebih memprihatinkan, beberapa lantai halte yang terbuat dari bahan stainless juga banyak yang hilang dicuri oleh orang-orang tidak bertanggungjawab.
Begitu juga dengan kondisi shelter busway Plumpang-Pertamina yang terlihat beberapa kacanya dalam kondisi pecah dan sebagian lagi tampak seperti tak terurus lantaran dipenuhi berbagai macam coretan. Bahkan pantauan beritajakarta.com, saat malam hari, tidak jarang shelter busway yang rencananya akan dilalui oleh busway koridor X jurusan Cililitan-Tanjungpriok itu dijadikan sebagai lokasi persinggahan dan tidurnya para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
"Kalau tidak percaya, datang saja pada tengah malam di Tanjungpriok. Biasanya dipakai gelandangan untuk tempat tidur, malah kalau siang ada yang pakai untuk menjemur pakaian," ujar Eko (28), warga Jalan Swasembada Barat Raya, Kebonbawang, Tanjungpriok, Jakarta Utara, Senin (8/3).
Dia menuturkan, pengrusakan kaca shelter busway terlihat sejak beberapa hari lalu. Menurutnya, pengrusakan sepertinya dilakukan pada malam hari oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
Hal serupa juga diutarakan Suhendar (32), penjaga Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Jakarta Utara. Ia mengungkapkan, tidak sedikit para pengamen maupun peniris mobil tangki Pertamina yang sering memanfaatkan kosongnya shelter busway tersebut untuk sekedar beristirahat. "Kalau siang hari banyak orang dan banyak polisi di sekitar sini. Jadi tidak mungkin siang hari dirusaknya. Dan banyak juga dimanfaatkan oleh anak jalanan sebagai tempat mangkal dan istirahat," katanya.
Menanggapi hal itu, Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Utara, Achmad mengatakan, masalah shelter busway merupakan kewenangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. “Maaf mas, itu wewenangnya Dinas Perhubungan,” katanya singkat.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Riza Hasyim mengakui banyaknya tangan-tangan jahil yang tidak bertanggungjawab dan kerap melakukan pengrusakan terhadap fasilitas umum termasuk shelter busway. Terutama terhadap shelter busway yang belum dioperasikan. “Dari laporan yang saya terima halte tersebut kerap ditempati oleh para gelandangan,” ungkap Riza Hasyim.
Meski begitu, Riza juga mengungkapkan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin melakukan upaya pencegahan pengrusakan dengan cara memagarinya. Sedangkan, untuk sejumlah shelter yang berada di sepanjang Jalan Yos Sudarso, hingga saat ini memang belum dilakukan pemagaran, bahkan sejumlah plat yang berfungsi sebagai dinding halte ataupun lampu penerangannya juga kerap hilang. "Tapi namanya tangan jahil kalaupun dipagar tetap saja dirusak," tuturnya.
Dia menambahkan, tahun ini, koridor X segera difungsikan. Dengan begitu, perbaikan akan dilakukan terhadap shelter-shelter busway yang mengalami kerusakan. “Pokoknya pertengahan tahun ini mudah-mudahan sudah bisa difungsikan. Untuk itu, kami segera memperbaikinya dalam dua bulan ke depan," tandas Riza.
- Kirim komentar
- 707 kali dibaca


