Anda punya saran, kritik atau keluhan seputar Transjakarta busway? Saatnya menyuarakan isi hati Anda. Kirim saran & kritik Anda sekarang.

tambahan bus

selamat sore,,
saya suwija, pengguna busway koridor 8 lebak bulus-harmoni. saya pulang naik busway dari grogol 2 ke kebun jeruk,setiap kali saya naik busway menunggu busnya rata-rata 20menit-an. belum lagi orang-orang lain yang menunggu nya. kalau lewat jam 5sore antriannya bisa 3meter bahkan lebih.
saya mohon kepada pimpinan busway untuk menambahkan busnya di koridor 8, supaya tidak menimbulkan antrian yang panjang sekali.
trims

Komentar

Avatar Guest

Tambahan Bus

Saya membaca berita bahwa mulai Desember 2010 koridor IX dan X akan mulai dioperasikan dengan 139 armada. Bagaimana dengan koridor VIII? Apakah akan ditambah armadanya? Sudah sungguh sangat amat jelas sekali bahwa sebagai jalur terpanjang yang ada saat ini, jumlah armada koridor VIII tidaklah mencukupi. Bagaimana nasib koridor VIII setelah beroperasinya koridor IX dan X? Apakah akan ada perbaikan?

Avatar Wibo

Armada kor 8

Iya betul, sepertinya dari berita-berita yang ada, pengadaan armada baru hanya dilakukan untuk kor 9 dan 10, dan tidak disebutkan pengadaan armada untuk kor 8. Apabila hal ini benar, pastinya akan sangat merugikan... Gak cuma untuk pengguna kor 8 yang jumlah armadanya sangat tidak sesuai dengan panjang jalurnya, tetapi juga para pengguna kor 4-7 karena seharusnya armada yang sekarang beroperasi di kor 8 adalah milik kor 4-7. Saat ini kita cuma bisa melihat perkembangannya dulu, karena proses pengoperasian armada baru masih sangat panjang.

Avatar Guest

Tambahan armada koridor 8

Betul sekali, idealnya memang koridor 8 memiliki armadanya sendiri (tentu saja dalam jumlah yang cukup) dan bus pinjaman yang sekarang dikembalikan ke koridor 4 dan 7. Apakah pihak pengurus Suara Transjakarta bisa membantu menanyakan kepada pengelola mengenai pengadaan armada koridor 8, sekaligus menyampaikan aspirasi penumpang koridor 8 agar armadanya ditambah? Karena selama ini saya memperhatikan penumpang Transjakarta (bukan hanya koridor 8) seolah-olah hanya bisa pasrah, sementara suaranya tidak kunjung didengar oleh pihak pengelola. Dan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pun (seperti perubahan rute pada koridor tertentu, Jakcard baru, ....) kelihatannya tidak membawa perbaikan apa pun bagi penumpang. Sebenarnya apa sih yang dipikirkan oleh pihak pengelola Transjakarta? Dan kembali lagi, apa TUJUAN nya diadakan bus Transjakarta?

Avatar Aan

ttg armada kor 8

Kita dr STJ juga udah sering mendesak BLU supaya ada lelang untuk armada baru kor 8 dan mengembalikan Traja pinjaman ke kor 4-7, namun sygnya, kemungkinan besar armada pinjaman yg di kor 8, akan selamanya di kor 8, krn dengan sudah diinstalnya announcer di armada kor 8 skrg.

Keterangan dari Dishub juga hanya menyebutkan lelang pengadaan armada baru untuk kor 9-10, dan tdk ada lelang untuk kor 8 baik pengadaan armada ataupun operator.

Avatar Adi Febrian Valentino

Tambahan Armada dan Informasi Lainnya...

Waktu itu saya pernah tanya ke website transjakarta mengenai penambahan armada koridor 8. Lalu dibalas sama operatornya kalau koridor 8 armadanya sudah mencukupi, dan koridor 8 headwaynya sering lama karena kendaraan pribadi masuk jalur busway. Masa' sih. Kalau soal headway bus memang dari pertama kali beroperasi sudah seperti itu. Tapi soal armadanya apa benar sudah mencukupi. Setahu saya koridor 8 total armadanya hanya 35 unit. itu sudah termasuk rute perintis harmoni - grogol 2. Oh iya, saya juga pernah ngobrol sama supir bus koridor 8 (PP.008) wktu pengoperasian rute express Lb. Bulus-Harmoni hari kerja. Pertama2 sy tanya bis utk express ada berapa? dijawab ada 4 mobil. katanya lagi kalau armadanya kurang kita bisa telepon ke kantor untuk ditambah armada. trus sy tanya lagi armadanya dr koridor 4 ya? dijawab lagi katanya ini (bus yg sy naiki & kita sering tumpangi juga) memang armada koridor 8. Oh iya lagi nih, display & voice announcer koridor 8 (PP) katanya lg dibenerin. berarti ga lama lagi kita akan merasakan koridor 8 seperti busway koridor lainnya yang menyalakan voice announcer. tapi display & voice announcer punya LRN udah bener dan pernah dinyalain. Namanya sesuai dengan nama halte yang ada (meskipun ada salah2 dikit). Udah 3 kali sy denger. Pertama bus LRN 010 dr harmoni ke lb bulus, tapi masih ada kesalahan. Halte pertama bukannya petojo, tapi suryopranoto. Kedua di LRN 006 arah Lb. Bulus dr tmn anggrek. Terakhir, kemarin di LRN.010. arah Lb. Bulus dr tmn anggrek. berarti armada koridor 8 yang sekarang ini boleh dibilang sudah armada sendiri.

Avatar Guest

Audio pemberitahuan di koridor 8

Mengenai audio pemberitahuan nama-nama halte di koridor 8, mengapa masih ada halte Indosiar dan Jelambar? Padahal setahu saya bus koridor 8 hanya beberapa bulan saja berhenti di halte-halte tersebut pada masa awal operasinya.

Bukankah koridor 8 mulai dioperasikan Februari 2009 dan baru akhir-akhir ini (setelah lebih dari 1 tahun beroperasi) dinyalakan audionya? Apakah waktu satu tahun tidak cukup untuk memperbaiki audio tersebut agar sesuai dengan keadaan sekarang? Mengapa yang lama masih dipakai? Atau memang biayanya terlalu mahal untuk melakukan perubahan "kecil" tersebut? Atau memang pihak manajemen tidak mempedulikan hal tersebut sehingga pelayanan yang diberikan pun terkesan asal-asalan?

Meskipun ini mungkin merupakan hal kecil, tetapi menurut saya ini menunjukkan kurang seriusnya pihak pengelola BLU dalam memberikan pelayanan yang maksimal dan informasi yang akurat kepada para penumpang.

Avatar Guest

Pembagian ngaco

Tidak ada gunanya membagi gender. Apakah transjakarta ngga memikirkan mereka yang pergi bersama keluarga? Apakah ayah dan ibunya harus berpisah kemudian siapa yang membawa anaknya? Atau kalau antrean ga seimbang, ibunya naik dulu, Ayahnya naik 2 jam kemudian begitu?

Mengapa tidak dipisah antara yang ingin buru buru atau yang ingin mendapat tempat duduk? Jadi yang ingin buru buru tidak perlu mendorong dorong yang di depan. Kan itu lebih berbahaya, kalau sampe jatuh keperosok ke parit bagaimana? Kok jadi malah mengurusi gender. Kalau pelecehan kalo yang cewe berani teriak, terus tabok, lama lama juga pada kapok.

Avatar Guest

kalo mau pembagian gender

kalo mau pembagian gender jangan setengah-setengah, sekalian saja sediakan bis by gender. saya pribadi lebih setuju pembagian berdasarkan pada 'yang terburu-buru ngak perlu duduk' sama antrian 'yang pingin duduk'.

Avatar Guest

pembagian by gender

ada beberapa yang perlu saya komentari dari pembagian gender:

1. jangan setengah-setengah. bapak2 kalau bikin peraturan jangan untuk dilanggar. karena peraturannya setengah2. mending sekalian aja, satu bis pertama untuk cewek semua, bis berikutnya untuk cowok. kalau kondisi sekarang, bapak tidak bisa menyelesaikan masalah pelecehan seksual juga. wong ditengah nyampur. saya juga sering menjumpai ibu2 yang nyerondol dibelakang. gimana ga berdesakan dengan semua co.

2. masalah sebenarnya adalah busway yang berdesak2an. seolah-olah armadanya kurang, padahal tidak juga. bapak kasih berapapun bus, tetep akan terasa kurang kalau jalurnya macet. kalau anda mau saving time/cost, jangan nanggung2. untuk jam2 tertentu sebaiknya jalur busway bener2 ga boleh dipakai. jangan setengah2 juga, kadang ada mobil pribadi yang boleh masuk, kadang ga boleh. ujung2nya sama2 macet. andai bapak memperbolehkan semua jalur dipakai kendaraan pribadi, apa bapak njamin jakarta ga macet? tetep aja to? tapi paling tidak kalau bapak bisa mensterilkan jalur busway, penumpang bisa datang tepat waktu. paling enggak busway anda bisa jadi solusi untuk kemacetan jakarta. jangan setengah2 seperti sekarang.

3. kapasitas masuk lewat pintu depan dengan masuk lewat pintu belakang hampir 3:1.berarti anda memperlakukan ce sangat istimewa. setiap satu co masuk, ada 3 ce lain yang masuk atau mungkin lebih. coba anda perhatikan. padahal kalau anda tahu, bapak2 bekerja juga untuk anak dan istrinya. sementara ibu2 bekerja paling buat komplemen aja. ini jam kerja men...trus anda bilang itu untuk menyelesaikan masalah seksual?

4. karena co dipastikan masuk pintu belakang dan kapasitasnya jauh lebih kecil dari penumpangnya. sering saya lihat ce maksa masuk dari pintu belakang. dan pasti ce itu terjepit diantara co2. jadi kemungkinan terjadi pelecehan seksualnya makin besar. coba anda tanya/survey, pelecehannya itu lebih banyak dibelakang atau didepan? saran saya, sterilkan dibelakang ga boleh ada ce. tapi co juga diperbolehkan lewat depan.

thx.

Avatar Bang Kumis

Dari pada mikirin ginian

Dari pada mikirin ginian mending ane urusin kumis deh.... Nih juga lagi pusing pas nonton bareng eh jagoan ane kalah, apa jagoan ane kalah gara2 di sumpain ma warga kramat yg banjir, bukannye ane urusin tuh warge eh malah ane nobar....

Kirim komentar

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.