Anda punya saran, kritik atau keluhan seputar Transjakarta busway? Saatnya menyuarakan isi hati Anda. Kirim saran & kritik Anda sekarang.

Informasi tidak Informatif

Kemarin, 30 Juni, saya bermaksud naik Kor 3 yg langsung Bunsen-Xderes dari Sarinah. Masuk halte pk. 15.05. Nunggu sampai pk 17.30 bus tidak datang. Tanya ke supir Kor 1, dibilang ada.
Pk 18.00 saya telp Vita, katanya dia terakhir naik pk. 17, itu bus terakhir. SAya kaget. Saya tanya ke petugas baju putih (lupa catat namanya), dia jawab dg enteng, "Kan sudah ditulis Bu, bahwa busnya LAMA." Tulis di mana? Oooo..tyt ditulis ditempelan di pintu. Tulisan gedenya "KALIDERES" (daun pintu kiri), trus dibawahnya tulisan tangan pake bolpen tipis "Busnya lama."
LAMAnya berapa lama????? 10 menit, 20 menit, 1 jam, 2 jam???
10 menit untuk orang mau melahirkan itu lama bangettt!!! 2 jam untuk orang tidur itu sebentar bangett!!!!

BLU, mbok ya, petugasnya ditraining supaya informatif & selalu mengupdate informasi untuk penumpang. Kalau tahu bus terakhir berangkat pk 17, kurang leibh 2 jam lagi baru kembali, tolong bikin tempelen di pintu dengan tulisan gede "Bus berikutnya sekitar pk 19.00."
Penumpang jadi tahu & bisa memutuskan, apakah terus menunggu atau tidak. Saat itu ada sekitar 10 penumpang, di antaranya seorang Ibu tua dengan bawaan barang cukup berat.

Saya nunggu 1jam 15 menit sia2. Akhirnya ke Harmoni juga, karena kereta api pun sudah lewat. Di Harmoni ke Xderes saya tidak dapat duduk, berdiri lebih dari 2 jam (menunggu di halte & di dlm bus) sampai kram kaki saya. Pk 20.30 baru sampai rumah.

TERLALU!!!

Komentar

Avatar Lily Purwati

Informasi tidak Informatif

Ralat.
Masuk halte pk. 15.05, salah ketik. Harusnya 17.05.

Avatar david_chyn

Express Bunsen-KaliDeres dan Bunsen-Pulogadung

Di beberapa halte (Bunsen, GBK, Polda, Benhill dll) ada tulisan tentang jam pelayanan route ini pada sore hari:

Jam 16.00 s/d 17.30
Jam 18.45 s/d 20.00

Jadi sepertinya ada jeda (untuk sholat dan makan?)
Salam(dc)

Avatar Guest

Informasi tidak informatif

Iya, saya juga bingung. Misalnya saja di halte Harmoni yang termasuk halte besar, banyak petugas yang membawa-bawa alat komunikasi (HT), tapi tidak memberikan informasi mengapa bus-nya lama atau berapa lama lagi bus-nya datang. Sebenarnya informasi yang diberikan akan sangat membantu. Karena kalau memang diinformasikan bus-nya masih lama datang, penumpang akan mempunyai pilihan untuk tetap menunggu atau mencari alternatif lain, daripada menunggu-nunggu tidak jelas. Mungkin memang konsep "Waktu adalah Uang" tidak ada di dalam manajemen BLU Transjakarta.

Dari pengalaman pribadi, sering petugas memaksakan penumpang naik ke dalam bus dengan alasan bus berikutnya masih lama. Padahal setelah bus tersebut berangkat, kurang dari 5 menit sudah datang lagi bus berikutnya dan mengangkut hanya sedikit penumpang. Sungguh kontras perbedaan isi bus yang satu dan isi bus yang lain. Dan sebaliknya, kadang petugas melarang penumpang masuk ke dalam bus yang baru setengah terisi dengan alasan bus berikut akan segera datang. Padahal kenyataannya baru datang setengah jam berikutnya.

Karena itu, maaf saja, sekarang saya tidak pernah lagi mendengarkan apa yang dikatakan oleh petugas. Lebih baik menuruti suara hati, karena toh petugas tidak dapat memberikan informasi yang benar. Dan saya cenderung jadi melakukan kebalikan dari apa yang diinformasikan petugas.

Avatar Wibo

Informasi tidak informatif

Betul banget, salah satu hal yang saya paling sebel adalah sangat tidak informatifnya para petugas (apalagi pengendali), kalo misalnya ada force majeure yang membuat traja terhambat sangat signifikan seperti banjir, demonstrasi, SPBBG rusak, mobil mogok di jalur busway, dll.

Minggu lalu saya berangkat ke kantor, transit di Matraman arah ke Dukuh Atas dengan waktu tunggu 38 menit karena ada traja mogok di Jl Pemuda. Di menit ke-10 nunggu blom ada traja yang lewat, saya udah ngerasa ada yang gak beres. Pengen nanya, cuman tumben satgas halte yang biasanya jaga tiba-tiba menghilang. Satu-satunya pengendali yang ada di halte malah sibuk ngatur antrian cewek/cowok.

Menit ke-25 nunggu, baru saya tau penyebabnya setelah baca di Infobusway dan TMC Polda Metro. Mau keluar halte tapi nanggung, saya udah berada di bagian depan antrian. Seandainya aja ada pemberitahuan sebelumnya, pasti saya akan cari alternatif angkutan lain. Saya gak perlu informasi yang sangat detil kayak traja terdekat lokasinya ada dimana, cukup bilang ke para penumpang yang lagi ngantri bahwa traja akan datang lama karena ada yang mogok di jalur, gitu aja kok! Penumpang juga pasti bisa maklum lah...

Avatar david_chyn

Informasi yang update di halte.

Adalah hak pengguna untuk mendapatkan informasi yang tepat dan cepat.
Informasi ini juga harus diterima oleh calon pengguna sebelum mereka membeli tiket, sehingga pengguna dapat merencanakan perjalanannya dengan baik.
salam(dc)
ps: Kapan yah rencana GPS, fleet control dll ?

Avatar Anita

Informasi yang tidak informatif

Maklum HT yang digunakan oleh petugas satgas BLU untuk cekakak cekikik dan alat pejengan (alias gagah-gagahan) bukan untuk digunakan sesuai dengan fungsinya dalam hal ini memberikan informasi bagi pengguna jasa transportasi maupun Sopir Transjakarta agar tidak terjadi penumpukan penumpang akibat dari antrian yang lama.

Secanggih apa pun alat elektronik yang disediakan kalo tidak sesuai dengan fungsinya percuma !!!....

Avatar Guest

Informasi yang Informatif

Beberapa bulan lalu saya tiba di Halte Harmoni pagi hari hendak ke arah Blok M, dan hari itu antrian cukup panjang karena pagi itu ada kebakaran di Sarinah. Dan saat itu ada seorang petugas (Pak Andri) yang memberitahukan kepada penumpang bahwa bus agak lama akibat kebakaran yang terjadi dan meminta agar penumpang bersabar. Bahkan ia meminta maaf atas keterlambatan tersebut, walaupun itu jelas bukan kesalahannya.

Saya angkat jempol untuk tindakan Pak Andri tersebut. Bahkan meskipun saat itu masih banyak petugas lain, tidak ada satu pun yang memberikan informasi tersebut. Apa mungkin karena memeberikan informasi tidak tercantum dalam "buku tata cara / prosedur pelayanan kepada penumpang" ? Kalau memang demikian, saya lebih salut lagi kepada Pak Andri, karena berarti ia memberikan pelayanan lebih daripada yang diharapkan oleh pihak manajemen Transjakarta. Karena pelayanan belum pernah saya temukan sebelumnya dan sesudahnya. Walaupun kelihatan sebagai hal yang biasa, tetapi informasi seperti itulah yang dibutuhkan oleh penumpang.

Satu lagi yang saya kagum dari Pak Andri, ia selalu berkata kalau tidak tahu silahkan tanya. Sungguh berbeda dengan petugas lain yang diam-diam saja dan kalau ditanya bersikap seperti orang yang paling tahu segalanya dan salah penumpang sendiri kalau sampai tidak tahu. Sikap ini membuat penumpang malas bertanya kepada petugas.

Sebagai penumpang, kami butuh informasi dan kadang-kadang mungkin butuh diatur, tetapi bukan dengan cara dimarahi, diteriaki atau diejek-ejek oleh petugas yang arogan.

Avatar Lily Purwati

Informasi yang tidak INformatif

Itu pasti Andri Prastio!! Kalo ada dia, semua beres dah! Sayang kemampuan teknis (ngatur antrian, ramah, helpfull, informatif) tidak diberdayakan oleh BLU untuk diduplikasi (jadi standar pelayanan) ke satgas2 yg lain.
Jangan lupa pilih dia saat pemilihan yah!

Avatar Guest

Tugas BLU

Apakah ada yang bisa memberitahukan apa sih sebenarnya tugas BLU Transjakarta dan apa sih yang sebenarnya sedang dilakukan oleh BLU? Kok saya merasa Transjakarta akhir-akhir ini tidak ada yang mengurus, ya?

Avatar Lily Purwati

Tugas BLU

Kirim komentar

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.