bagian Ticketing dan Patroli kor 3 hate Kalideres merugikan pengguna Traja!!!!
Sel, 12/14/2010 - 08:17 — syanrain
Saya pengguna Traja dari kor 3-kalideres,ada beberapa hal yang ingin saya share:
1. Mengenai bagian Ticketing,
Pagi itu antrian di halte kalideres sangat padat sampai keluar dari
halte dan kondisi cuaca saat itu hujan, ketika saya sampai di bagian
pembelian tiket, petugas memerintahkan untuk menghentikan transaksi
sementara di dalam halte terdapat space yg cukup luas untuk menampung
para penumpang, tetapi dg alasan yg tidak jelas petugas menghentikan
aktivitas transaksi, sehingga kami harus menunggu dan sungguh petugas
tidak menghiraukan para penumpang yang mengantri diluar dan kehujanan
Padahal di dalam kosong, kenapa sich pake acara stop2 transaksi?
sungguh buruk sekali inisiatif dan kepedulian petugas tiketing thd
penumpang!! Tolong diajarkan dan ditatar lagi, bagaimana agar mereka
Bs memiliki kepedulian,inisiatif,siaga, pintar dalam mengerjakan
tugasnya!
2. Mengenai patroli yang mengatur barisan untuk setiap jurusan
Patroli di kor 3 biasanya berfungsi untuk mengatur penaikan penumpang
di halte x deres. Biasa terdapat 3t jurusan untuk antrian duduk:
pasarbaru,pulogadung dan bunsen. Petugas hari ini (selasa 14 des,
Pk 7.30) sangat tidak bertanggung jawab. Pengguna bus express jurusan
Bunsen biasa antri di paling kanan dan mengantri tertib ke belakang.
Karena bus yang ke arah bunsen sangat sedikit maka biasanya petugas
Mengatur penumpang yg akan naik. Namun hari ini petugas sangat lalai,
Kami mengantri sudah setengah jam dari belakang, menunggu bus jurusan
Bunsen datang, namun alangkah kecewanya kami ketika bus tsb datang
Ternyata petugas patroli yang bertugas saat itu (bernama FENDY.S)
membiarkan seluruh penumpang yg antri dr jurusan lain
Ikut naik.Sehingga bus dipenuhi oleh org2 yang antriannya lebih lancar
Karena di antrian jurusan p.gdg n harmoni lebih banyak busnya. Tinggal
Kami yang sudah lama2 antri (lbh dr stgh jam) tidak kebagian bus.
Kelalaian petugas ini sangat merugikan kami khususnya pengguna express
Jurusan Bunsen!!
Saran saya adalah :
1. Tolong tatar kembali karyawan dan petugas agar dpt menjalankan
tugasnya dg lbh baik, boro2 melakukan motonya yang senyum,ramah dll
yang ad petugas seringkali membentak dan melotot sama pelanggan!!
2. Tolong untuk jur bunsen dan p.gadung diberi pembatas yang jelas!! Dan
Petugas yang pintar mengatur dan sigap!
Sekian, Terima Kasih!
- 711 kali dibaca
Komentar
Sel, 12/14/2010 - 12:47 — arlene
Tanggapan untuk sharing diatas
Saya mencoba untuk membantu menjawab postingan SYANRAIN.
1.Ticketing tidak melakukan tindakan penyetopan secara sepihak, apabila mereka melakukan penyetopan pasti karena ada alasannya. Seperti yang anda seharusnya ketahui jalur transjakarta kor 3 tepatnya tidak luput dari para pengguna motor yang menyerobot jalur, sehingga MENGHAMBAT jam tempuh traja, ditambah lagi dengan cuaca hujan yang seperti disebutkan diatas, Jalur BERSIH DARI PETUGAS...
Jadi, yang saya tau dan pernah liat, bagian pengaturan itu menginisiatif menghabiskan dahulu penumpang yang di dalam, untuk mengantisipasi jika bus SANGAT LAMBAT datang, tidak ada yang juga mengeluh "Mas, mana nih busnya, udah 1 jam nih nunggu" ataupun alasan lainnya. Penumpang diberikan kesempatan untuk tetap setia menunggu bus yang datang atau memilih kendaraan lain.
Untuk kurangnya informasi,transjakarta memang tidak dapat dibilang benar juga, tetapi mungkin nanti bisa dibantu disampaikan kebagian yang bersangkutan,
2.Sebenernya untuk masalah antrian penumpang di kalideres, saya sih ga nyalain petugasnya juga sih... sebenernya pembatas itu udah ada, walaupun banyak "bajing loncat" ya... petugas bisa aja ngomong sampe berbusa untuk jalan menyelak ato jangan mendorong... tapi, yang melakukan pendorongan itu penumpangnya sendiri kan...
Setiap petugas Transjakarta medapatkan penataran kok... Untuk pembatasan jalur bunsen nanti akan dibicarakan lagi ya gimana baiknnya..
Sepertinya kita tadi satu bus ya, dan saya juga melihat kok, bagaimana antrian saat itu.. udah dibatasi tetap saja toh nyelonong. Iya ga???
Rab, 12/22/2010 - 09:50 — Lily Purwati
Informatif, Komunikatif
Dari dulu keluhan penumpang intinya :
1. Informasi yang jelas, kenapa harus menunggu. Kalau dijelaskan (kalau cape ngomong, mbok ya ditempel dekat lokat gede2 "Maaf, karena keterlambatan bus, kami menahan pembelian tiket agar tidak terjadi kesemrawutan di dalam") Kalau sering terjadi (hari ini juga saya mengalami walau cuma 2 menit), disiapkan saja pengumaman itu, dicetak rapi, kalau terjadi tinggal dipasang biar mudah dibaca semua penumpang. Pasti penumpang maklum.
2. Komunikatif. Ada satgas yang rajin ngomong, ada yang malas ngomong walaupun sudah ditraining. Jadi sebaiknya supervisor/kepala satgas sering2 keliling agar apa yang ditraining benar2 diterapkan oleh anak buahnya.
3. Hari ini karena kebetulan dapat Bunsen, saya dengar instruksi satgas agar yang Bunsen ambil antrian paling kanan (di luar antrian Pulogadung). Saya kira itu paling tepat. Apa mau saya buatkan print out lagi untuk ditempel di eternit "Bunsen 1 baris. Pk. 5.30-6.00 & pk. 7.30-8.00" Mohon advisnya karena saya dengar ini masih uji coba (udah 1 tahun uji coba).
Salam,
LP




