Dilarang Makan/Minum VS Dilarang Ribut dalam Transjakarta
Kam, 06/09/2011 - 15:45 — Reina Erryn
Sebaiknya peraturan (larangan) dalam bus transjak ditinjau ulang atau dirubah jika perlu.
Malam itu saya pulang kerja naik transjak koridor 9 ke arah Garuda, nah sebelum masuk tol cawang karena macet dan kebetulan saya sedang panas dalam, saya minum air mineral yg saya bawa, seketika petugas menegur dan melarang saya, saya tetap minum karena tenggorokan saya sangat kering dan perih. Petugasnya ngotot kalau saya minum lagi maka air itu akan diambil. Saya protes dengan mengatakan "tenggorokannya sakit. kan gak tumpah airnya. dilarang makan/minum karena takut kotor kan?"
larangan makan/minum di dalam transjak mungkin bisa ditinjau ulang dan diganti dengan DILARANG MENGOTORI. Saya rasa makan/minum dalam transjak selama tidak ada yang tumpah dan bungkus makanannya itu dimasukkan kedalam tas ya tidak apa2, toh maksudnya dilarang makan/minum itu kan supaya nggak kotor.
Dilarang mengotori saya rasa lebih cocok, karena ini merangkap Dilarang mencoret2, dilarang membuang sampah sembarangan, dilarang meninggalkan tiket di kursi, dan tindakan2 lainnya yg bisa mengotori transjak.
Beberapa kali saya dan mayoritas pengguna transjak merasa SANGAT TERGANGGU dengan tingkah penumpang lain yang bertelpon sepanjang jalan atau mengobrol dengan suara SANGAT KERAS sambil tertawa terbahak-bahak, bahkan ada segerombolan ABG labil yang bertingkah heboh layaknya parade 17an. Sebaiknya hal-hal itulah yang dilarang dilakukan di dalam transjak, DILARANG MEMBUAT KERIBUTAN.
Biasanya saya minta tolong pada petugas untuk menegur pembuat keributan jika orang itu tidak mempan dipelototin oleh banyak pengguna transjak lainnya. Bukan hanya saya, pernah juga ada penumpang yang sangat jengkel dan melapor ke petugas karena ada penumpang lain yang ceikikan bertelpon dengan suara melengking, dia tampak jengkel karena sudah 10 shelter terlewati tapi si manusia berisik itu tetap saja cekikikan.
--
- 1933 kali dibaca
Komentar
Min, 06/12/2011 - 17:54 — linn (tidak terverifikasi)

gak penting!!
tolol, udah jelas makan minum gak boleh soalnya pasti ujung ujungnya bikin kotor,, lo yang mestinya pake logika dong, jadi kalau bus nya kotor lo mau bersihin? kayanya lo doang deh merasa terganggu, pake sok ngatur petugas lagi, kalo gak mau terganggu naik taksi aja sana!
Rab, 06/15/2011 - 20:12 — Guest (tidak terverifikasi)

gw rasa loe yg tolol
gw rasa orang yg ribut di angkutan umum tuh emang mengganggu deh. lu komen kaya gitu pasti lu salah satu yg suka cekakak cekikik dlm bus yeee. gapenting banget deh dengerin cerita tentang kehidupan org lain. please deh, bus umum getowwhhh bukan mobil pribadi lu, gausah ngemeng deh, harus jaga toleransi ama pengguna laen. mendingan duduk manis aja, diem getoh.
soal makan minum, iya bener juga gpp lah makan minum kalo gak tumpah mach. kalo manusia mach makan minum ga bakal ngotorin, cuma binatang kaya dia aja nih yang bilang makan minum pasti ngotorin, soalnya dia biasa di kandang yg makan-minum n berak disitu2 juga. wkwkwkwkw...
Rab, 06/15/2011 - 20:32 — Reina Erryn
mungkin kamu benar
hahaha iya, mungkin dia suka berisik dlm transjak makanya dia mencak2 gitu :p
well, opinion is like an a** hole, everyone has one, and sometimes one's stinks a lot. nahhhh opinion dia ini nich yg termsuk kategori stink.
udah udah, gausah diladenin, org kaya dia biasanya emang hobi ribut doank, ntar kalo kita ribut ama org kaya gitu bisa2 jadi sama oonnya donk :p
Rab, 06/15/2011 - 20:28 — Reina Erryn
kamu pasti salah satu pelakunya
wow thanks for saying those words *sarcasm*
maaf ya, kalau memang tidak bisa memberi input yang baik lebih baik Anda tidak usah berkomentar. Saya yakin Andalah salah satu orang yang suka menyampah dan berisik dalam angkutan umum, makanya Anda tidak suka dengan postingan ini.
Banyak yg merasa terganggu kalau ada yg berisik dlm angkutan umum, seharusnya yg berisik itu yg naik taxi atau kendaraan pribadi, karena tidak selayaknya hal pribadi dikemukakan dlm tempat penuh dgn orang banyak.
Sen, 06/13/2011 - 12:39 — Reka (tidak terverifikasi)

mba Reina Erryn, saya Rasa
mba Reina Erryn, saya Rasa sudah tepat larangannya untuk tidak makan dan minum didalam transjakarta. Pertama sudah jadi kebiasaan orang Indonesia yang merasa bahwa semua tempat adalah tempat sampah, coba kita cek dalam bus umum apakah dikolong-kolong bangkunya itu bersih, pasti banyak sampahnya. itu lah yang terjadi apabila tidak ada larangan makan dan minum di dalam bus transjakarta. saya masih melihat adanya bungkus permen yang dibuang sembarangan di dalam bus transjakarta. itu karena kesadaran penumpangnya juga masih kecil. Memang Ada petugas kebersihan yang menyapu lantai traja pada terminal-terminal, contoh di transjakarta. Namun petugas tersebut tidak mungkin selalu membersihkan semua bus transjakarta pada satu waktu. Untuk perihal tentang keributan didalam Bus memang saya setuju untuk itu, saya juga merasa terganggu.
Rab, 06/15/2011 - 20:38 — Reina Erryn
cakupan
kembali ke ide semula bahwa "dilarang mengotori" akan lebih mencakup semuanya. karena mengotori bisa saja mencoret2 dan membuang tiket di dalam bus transjak.
OK saya terima bahwa memang tingkat kedisiplinan org Indo masih sangat rendah dibandingkan dengan negara2 Asia lainnya (apalagi jika bicara tentang negara tetangga, Singapore). Yang coba disampaikan disini adalah larangan makan dan minum diberlakukan karena khawatir mengotori transjak, tetapi pada kenyataannya yg bisa mengotori bukan hanya diakibatkan dari makanan atau minuman (yg tumpah), tetapi bisa saja karena ada yang iseng mencoret dan membuang tiket dlm transjak.
Rab, 06/15/2011 - 04:44 — Guest (tidak terverifikasi)

reina
kalo sakit ijin dlu sama petugas ,,jngn langsung nyelonong minum...ngomong baik2..pasti petugasnya ngerti...
Rab, 06/15/2011 - 20:41 — Reina Erryn
I ask you back
OK, I ask you back: ketika tenggorokan Anda sangat kering dan perih, apakah Anda bisa langsung bicara?
Saya rasa Anda akan minum dulu untuk meredakan sakitnya.
Tenggorokan yg kering tidak bisa dipaksakan mengeluarkan suara ;) *logic fact*
Kam, 06/16/2011 - 15:11 — fro
mnurut saya..
kalau di transjakarta di perbolehkan makan dan minum,terus apa bedanya sama bus2 metromini lain? kalo dikasih makan dan minum biasanya ada aja yg nyampah. dan selama beberapa tahun saya mnjadi pngguna bus transjakarta,saya gak pernah liat ada coretan apapun,karena mnurut saya yg mau nyoret jg gak enak hati soalnya transjakarta suasananya aja udah beda sama bus lain dgn gk adanya orang yg makan dan merokok,kesannya bersih.
coba anda bayangin,kalo didalam bus pada makan dan minum,well anggaplah gak ada yg tumpah tapi bau didalam bus jadi gk enak karena makanan dan minuman penumpang. bau bercampur aduk sperti pasar. terlebih transjakarta kan menggunakan AC,dan gk ada jendela,jd anda bisa bayangkan sendiri seperti apa suasananya :)
tp sy jg gak nyalahin anda yg minum karena tenggorokan sakit,terkadang petugas jg harus bersikap fleksibel..
kl buat yg berisik ya itu udah gak bisa di apa2in lagi,karena yg kita gunakan angkutan umum,kcuali kalo transjakarta memasang peraturan "DILARANG BERISIK" macam di perpus gt,baru kita boleh protes sama si biang ribut :P
Sab, 06/25/2011 - 23:20 — Reina Erryn
Bicara boleh, tapi....
Saya gak masalah kalau memang orang utuh untuk berkomunikasi lewat telpon atau mengobrol dengan teman yang pulang bersama dia di transjak, silahkan aja, karena setiap orang kan punya kepentingan (kadang ada yang butuh dijemput atau janjian dgn temannya kan butuh konfirmasi lewat telpon).
Yang disayangkan adalah cara mereka mengobrol atau bertelpon, sebaiknya janganlah bicara keras-keras apalagi sampai mengagetkan karena nadanya melengking. Naik kendaraan umum berisik ya memang biasa, tapi kalau berisiknya sudah dalam tahap keterlaluan apalagi kalau sampe 10 shelter kan merugikan banyak penumpang lain.
Ada ko org yang bertelpon atau mengobrol dgn sesama pengguna transjak tapi bisa tetap menjaga ketertiban karena menjaga nada suaranya sehingga tidak terlalu keras.
PS: I think you're well educated. Can see it from how you've made this comment and showed your opinion on this. Ow goshh, finally i've found a HUMAN on this page, after a bunch of... hmm... should I call them an a**..



