Anda punya saran, kritik atau keluhan seputar Transjakarta busway? Saatnya menyuarakan isi hati Anda. Kirim saran & kritik Anda sekarang.

Koridor V

Saya sering sekali melihat bus gandeng yang jelas-jelas tertulis rute Ancol-Kampung Melayu, namun begitu busnya tiba, petugasnya langsung teriak "Lewat atas! Tidak lewas Senen."

Yang ingin saya tanyakan, kenapa diatur seperti itu? Padahal kan Rute Koridor V Ancol-KpMelayu kan seharusnya melewati Halte Sentral Senen.

Akibatnya, saya yang ingin ke Senen terpaksa harus menunggu lebih lama lagi, padahal waktu tunggunya udah lama, karena bus yang lewat selalu Rute Ancol-PGC yang memang tidak lewat Senen.

Efek lainnya, waktu tunggu di Halte Sentral Senen juga menjadi lama. Kadang antrian banyak sekali, sekali datang, busnya penuh.

Jadi, kalau bisa, tolong diatur agar bus Rute Koridor V Ancol-KpMelayu jangan diubah-ubah jalurnya, sebab sering membuat bingung penumpang.

Dan agar mudah dibedakan, sebaiknya bus gandeng untuk Koridor V semua, jangan untuk yang lain. Sering juga saya lihat bus Ancol-PGC menggunakan bus gandeng, sehingga penumpang sering salah naik, karena mengira itu Rute Koridor V.

Sebagai tambahan, saya pernah melihat penumpang yang mengaku sudah tiga kali bolak-balik PalPutih-BudiUtomo karena bus yang dia naiki selalu "lewat atas", padahal mau ke Senen.

Itu saja, terima kasih.

Komentar

Avatar Wibo

Kor 5

Ya betul, ini salah satu jeleknya transjakarta, suka ngubah rute di tengah jalan. Pengubahan rute ini berdasarkan perintah dari pengendali dan biasanya juga baru disuruhnya di tengah jalan, makanya pramudi & satgas onboard juga gak bisa kasih info yang akurat kalo tiba-tiba disuruh ganti rute setelah traja meluncur dari halte awal.

Hal ini gak cuma terjadi di kor 5, tapi hampir di semua koridor. Contoh, kor 9 arah Pinang Ranti/PGC kadang suka lewat atas FO Kuningan dan gak berenti di halte Kuningan Barat. Tujuannya buat mempercepat headway, karena stok traja di Pinang Ranti/PGC kosong dan penumpang disitu udah numpuk. Tapi penumpang yang ada di traja itu yang jadi korban, karena 'dipaksa' transit buat turun di halte yang seharusnya dilewati rute itu.

Untuk rencana operasional kor 5, saya sendiri juga bingung. Padahal armada gandeng kor 5 banyak yang bermasalah (traja HuangHai JMT) dan beberapa armada tunggal JMT dimasukkan ke kor 5 buat menutupi kekurangan renops kor 5. Padahal, tiap hari ada 2 traja gandeng LRN yang masuk ke rute PGC-Ancol. Kalo aja pengaturannya dibalik, penumpang juga gampang identifikasi traja kor 5 & PGC-Ancol. Saya pernah tanya juga ke BLU hal ini, tapi jawabannya gak memuaskan, mungkin karena renops itu cuma buat internal BLU. Maaf ya saya gak bisa jelasin kenapa renops untuk kor 5 & PGC-Ancol seperti ini...

Avatar adi purnomo

koridor 1

Saya setiap hari naik busway melalui koridor 1 halte blok m ke arah kota. Saya selalu menemui antrean panjang, padahal bus yg diberangkatkan selalu kosong(hanya yg duduk saja). Saya sudah berkali2 mengusulkan untuk dibuka antrean khusus berdiri di koridor 1 tapi tidak pernah dilaksanakan. Saya tidak mrngerti ada apa di pikiran para pembuat keputusan di transjakarta yg pintar2 itu.

Avatar Dewi ratih puspita

kepada ADI PURNOMO

Begini pak adi,

setau saya tidak dibukakannya antrian berdiri di koridor 1, karena disisakan space agar penumpang yang mengantri di halte lain bisa terangkut. Sehingga petugas hanya mengisi bus sampai kursi duduk penuh. Sebenernya saya sudah setuju dengan cara ini, karena kalau di koridor 6 (dukuh atas2 - ragunan), ada antrian berdiri dan duduk. Dari ragunan saja bus sudah slalu diisi penuh, akibatnya penumpang di halte lain tidak terangkut dan membludak. bisa 1 jam lebih menunggu. Kadang setelah halte jati padang saja , bus tidak menaikkan penumpang sama skali krn bus sudah penuh. Maka dari itu memang sebaiknya tidak memenuhkan bus dr halte awal (misal blok m / ragunan) agar penumpang lainnya bisa terangkut.

Kirim komentar

Isi bagian ini tidak akan ditampilkan untuk umum.
  • Alamat web dan email otomatis akan diubah menjadi link.
  • Tag HTML yang dibolehkan: <p> <br /> <a> <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Baris dan paragraf baru akan dibuat otomatis.

Informasi lebih lanjut tentang opsi format tulisan

CAPTCHA
Maaf, Anda manusia atau spam bot?
Jika Anda manusia, tolong ketikkan kode yang muncul di bawah ini (case sensitive)
Image CAPTCHA
Copy the characters (respecting upper/lower case) from the image.