saling menghargai
Jum, 09/23/2011 - 17:48 — saskia
saya hanya minta tolong, kpada para pengemudi busway rute mana pun, agar berhati-hati dalam menegemudi. jangan ngebut-ngebut, rem mendadak. kasihanilah orang yang berdiri di dalam busway berdesak-desakan. mreka menahan berat badan dg 1 atw 2 tangan (pegangan), belum lagi jika menahan beban berat orang2 yg bertumpu satu sama lainnya, dan yang kaki nya bisa kram (tiba2 menahan berat dan jari2 kaki menekuk dg keras), dan lagi yg terinjak kaki satu sama lainnya.
Saya sudah pernah keram kaki saya (rute blok m- kota), sudah serg mpet-mpetan di dlm (rute ragunan-dukuh atas dan sebaliknya), dan trakhir hari ini 23 sept 2011 sekitar pukul 8.15 am (apa perlu saya sebut nomor busway nya?), kaki saya terinjak high heels seorang wanita yg lumayan gemuk dan tinggi saat busway ragunan-dukuh atas mengerem mendadak di kuningan. yg nginjek ngga ngrasa pula :'(
kaki saya kesakitan skali, sampe sore ini msh nyut nyut rasanya. untuk menekuk sakit krn ketarik otot2nya.
saya menghargai capeknya para pengemudi dan penjaga pintu, saya jg ikuti aturan yg berlaku.
Jadi tolong lah, kita sama2 menghargai. dan tolong ditindak tegas bagi para penumpang yg memaksa masuk pdhl bus sdh penuh, dan tolong lebih di atur antrian di halte2 transit agar tidak saling dorong2an.
Terima kasih
- 244 kali dibaca
Komentar
Min, 09/25/2011 - 15:31 — Lily Purwati
Semangat!
Saskia, saya ikut prihatin. Semoga sudh sembuh kakinya.
Begitulah suka-duka naik TJ. Menurut pengamatan saya, hasil pengamatan iseng2 selama di dalam TJ, yang pakai hak tinggi itu kebanyakan penumpang baru yang tidka tahu medan. Keliatan kok, mereka kikuk & pontang-panting mengikuti "irama" bus apalagi kalau ketemu supir yang suka ikutin irama rock bawa busnya. Gassssss...rem. Gassssss...rem. Hihihi....lucu juga sih liatnya, tapi emang kalo keinjek, saya bayanginnya aja ngiluuuu....banget.
Lebih baik kalau ketemu yang begini, ambil jarak aman. Antisipasi tuh sepatu gak terkendali, injak sana-sini. Soalnya di KA ada yang sampe berdarah-darah, sementara yang pake sepatu mukanya sampe pucat pasi. Merasa bersalah & ketakutan, baru nyadar sepatunya membawa bencana!
Untuk pelayanan lainnya, banyak yang kasih saran ke BLU, tapi kelihatannya gak kepegang tuh (ini pendapat saya). Pegang di sini, yang di sana lepas lagi. Pegang di sana, eh yang di sini kabur. Hehehehe.... mungkin karena penumpang tambah banyak, korodor juga nambah, petugas juga outsourcing, sementara SOP standar bgm menangani penumpang-penumpang nakal gak keluar-keluar.
Kita nikmati dulu aja suka-duka naik TJ sambil tetap berhati-hati.
Semangat!
Lily, sesama penumpang TJ



